Politeknik Kesehatan Semarang | Perpustakaan

Assalamu’alaikum warrohmatullohi wabarokatuh

Player Streaming Radio Assunnah di Seluruh Indonesia

Silahkan Pilih "Naik dan Turunkan" lalu Klik saja  untuk mendengarkan Radio Assunnah

Selamat Mendengarkan, Semoga Bermanfaat.

 

 

Anda juga dapat menunduh software iRadio Assunnah yang sudah terintergrasi Radio Assunnah di seluruh Indonesia. Klik di SINI atau pada tombol disamping untuk mengunduh. (jika sudah berhasil mendownload, file dalam bentuk .rar, silahkan di ekstrak dulu)

 

Untukmu wahai Ibu,

Untukmu yang telah mengusap air mataku.
Untukmu yang telah membasuh kotoranku.
Yang telah menyuapkan makanan dan minum dengan tangannya ke mulutku.
Untukmu yang telah menjanjikan hari bahagia sebagai ketenangan bagiku.
Betapa letihnya engkau wahai ibu, wahai ibu.
Kalau engkau kehilangan ibumu, bisakah engkau akan mendapatkan penggantinya?
Jika engkau kehilangan ibumu, kehilangan ayahmu, apa yang akan engkau lakukan?
Kemanakah engkau akan mendapatkan penggantinya?

“Keridhoan Allah tergantung kepada keridhoan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” (Riwayat Tirmidzi)

 

Ingat Dosa,

Janganlah berputus asa dari Rahmat Allah azza wa jalla, untuk terus meminta ampunan segala dosa yang kita perbuat, sebagai motor penggerak untuk terus beribadah kepada Allah ta ala,

simak video singkat ini,

 

Cerita singkat gambaran detik-detik wafatnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa salam
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah:

"Wahai umatku, kita semua ada adalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya, Kuwariskan dua hal pada kalian, Al-Quran dan Sunnah. Barang siapa mencintai Sunnahku, berarti mencintai aku, dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk Surga bersama aku."

Selengkapnya tonton sekilas gambarannya,

Sudah menjadi sunnatulloh, umat Islam terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, sebagaimana pula Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh golongan lebih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((?????? ?????? ??? ???? ?????? ????. ?????? ?? ?????. ?????? ?? ?????, ??????? ??????? ??? ????? ?????? ????. ????? ?????? ?? ?????? ?????? ?? ?????. ????? ??? ???? ????! ??????? ???? ??? ???? ?????? ????. ????? ?? ????? ? ????? ????? ?? ?????)).
???: ?? ???? ????! ?? ??? ??? ((???????)).

“Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, satu golongan masuk surga dan 70 lainnya ke neraka. Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, 71 golongan ke neraka, hanya satu yang masuk surga. Dan demi Dzat Yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan akan masuk surga dan 72 lainnya ke neraka.”

Rasulullah ditanya : “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab : “Al Jama’ah.” (HR. Ibnu Majah no. 3992, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As Sunnah no.63, Al Lalika’i dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlus Sunnah wal Jama’ah no.149, Al Ashbahani dalam Al Hujjah (19-20). Dinyatakan hasan oleh Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam Bashoir Dzawisy Syarof hal. 92-93)

Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan. Setiap golongan saling membanggakan manhaj yang ada pada dirinya masing-masing,

????? ?????? ????? ?????????? ?????????

“Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan  apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar Ruum : 32)

Akan tetapi mereka semua bangga di atas kesesatan, segala macam kebanggaan itu akan hilang dan lenyap, karena ujung kebanggaan mereka akan berakhir kepada neraka. Kecuali satu golongan, yang berada di atas jalan terang benderang. Mereka bangga memegang teguh kebenaran tersebut, kebenaran manhaj/jalan ahlus sunnah wal jama’ah. Sebagaimana sabda Rasulullah tatkala ditanya siapa golongan yang akan masuk surga tersebut, Beliau menjawab : “Al Jama’ah.”, dan dalam riwayat lain Beliau menjelaskan siapa itu ahlus sunnah wal jama’ah dengan sabdanya :

?? ??? ???? ???????

“(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.” (HR. At Tirmidzi 2641, Al Hakim 1/128-129, Ibnu Wadh-dhoh dalam Al Bida’ wan Nahyu ‘Anha 15-16, Al Ajurri dalam Asy Syari’ah 16. Dihasankan oleh Syaikh Salim Al Hilali dalam Al Bashoir hal. 74-75)

Ya, ahlus sunnah wal jama’ah ialah golongan yang berpegang teguh dengan manhaj Rasulullah dan para sahabat Beliau. Perlu diketahui, seluruh golongan sesat yang ada, mereka mengatakan bahwa manhaj mereka berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Akan tetapi mereka menyetir dalil-dalil Al Qur’an dan As Sunnah sesuai hawa nafsu dan kepentingan kelompok.

Adapun Ahlus sunnah wal jama’ah, dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah, mereka merujuk kepada pemahaman para sahabat, sebagaimana sabda Rasul di atas : “(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.”

Itulah manhaj salaf, manhaj ahlus sunnah wal jama’ah, yang merupakan manhaj para sahabat, para salafush sholih (para pendahulu yang sholih). Barangsiapa memegang teguh manhaj tersebut, niscaya ia akan berjumpa dengan Rabbnya dalam keadaan ridho, Allah ridho kepadanya dan ia ridho kepada Allah.

??????????????? ??????????? ???? ??????????????? ???????????? ??????????? ????????????? ??????????? ?????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ????????? ??????????

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah : 100)

-bersambung insya Allah-

Penulis: Ustadz Muhammad bin Badr al Umari

Sudah menjadi sunnatulloh, umat Islam terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, sebagaimana pula Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh golongan lebih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((?????? ?????? ??? ???? ?????? ????. ?????? ?? ?????. ?????? ?? ?????, ??????? ??????? ??? ????? ?????? ????. ????? ?????? ?? ?????? ?????? ?? ?????. ????? ??? ???? ????! ??????? ???? ??? ???? ?????? ????. ????? ?? ????? ? ????? ????? ?? ?????)).
???: ?? ???? ????! ?? ??? ??? ((???????)).

“Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, satu golongan masuk surga dan 70 lainnya ke neraka. Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, 71 golongan ke neraka, hanya satu yang masuk surga. Dan demi Dzat Yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan akan masuk surga dan 72 lainnya ke neraka.”

Rasulullah ditanya : “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab : “Al Jama’ah.” (HR. Ibnu Majah no. 3992, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As Sunnah no.63, Al Lalika’i dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlus Sunnah wal Jama’ah no.149, Al Ashbahani dalam Al Hujjah (19-20). Dinyatakan hasan oleh Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam Bashoir Dzawisy Syarof hal. 92-93)

Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan. Setiap golongan saling membanggakan manhaj yang ada pada dirinya masing-masing,

????? ?????? ????? ?????????? ?????????

“Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan  apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar Ruum : 32)

Akan tetapi mereka semua bangga di atas kesesatan, segala macam kebanggaan itu akan hilang dan lenyap, karena ujung kebanggaan mereka akan berakhir kepada neraka. Kecuali satu golongan, yang berada di atas jalan terang benderang. Mereka bangga memegang teguh kebenaran tersebut, kebenaran manhaj/jalan ahlus sunnah wal jama’ah. Sebagaimana sabda Rasulullah tatkala ditanya siapa golongan yang akan masuk surga tersebut, Beliau menjawab : “Al Jama’ah.”, dan dalam riwayat lain Beliau menjelaskan siapa itu ahlus sunnah wal jama’ah dengan sabdanya :

?? ??? ???? ???????

“(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.” (HR. At Tirmidzi 2641, Al Hakim 1/128-129, Ibnu Wadh-dhoh dalam Al Bida’ wan Nahyu ‘Anha 15-16, Al Ajurri dalam Asy Syari’ah 16. Dihasankan oleh Syaikh Salim Al Hilali dalam Al Bashoir hal. 74-75)

Ya, ahlus sunnah wal jama’ah ialah golongan yang berpegang teguh dengan manhaj Rasulullah dan para sahabat Beliau. Perlu diketahui, seluruh golongan sesat yang ada, mereka mengatakan bahwa manhaj mereka berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Akan tetapi mereka menyetir dalil-dalil Al Qur’an dan As Sunnah sesuai hawa nafsu dan kepentingan kelompok.

Adapun Ahlus sunnah wal jama’ah, dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah, mereka merujuk kepada pemahaman para sahabat, sebagaimana sabda Rasul di atas : “(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.”

Itulah manhaj salaf, manhaj ahlus sunnah wal jama’ah, yang merupakan manhaj para sahabat, para salafush sholih (para pendahulu yang sholih). Barangsiapa memegang teguh manhaj tersebut, niscaya ia akan berjumpa dengan Rabbnya dalam keadaan ridho, Allah ridho kepadanya dan ia ridho kepada Allah.

??????????????? ??????????? ???? ??????????????? ???????????? ??????????? ????????????? ??????????? ?????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ????????? ??????????

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah : 100)

-bersambung insya Allah-

Penulis: Ustadz Muhammad bin Badr al Umari

Sudah menjadi sunnatulloh, umat Islam terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, sebagaimana pula Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh golongan lebih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((?????? ?????? ??? ???? ?????? ????. ?????? ?? ?????. ?????? ?? ?????, ??????? ??????? ??? ????? ?????? ????. ????? ?????? ?? ?????? ?????? ?? ?????. ????? ??? ???? ????! ??????? ???? ??? ???? ?????? ????. ????? ?? ????? ? ????? ????? ?? ?????)).
???: ?? ???? ????! ?? ??? ??? ((???????)).

“Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, satu golongan masuk surga dan 70 lainnya ke neraka. Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, 71 golongan ke neraka, hanya satu yang masuk surga. Dan demi Dzat Yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan akan masuk surga dan 72 lainnya ke neraka.”

Rasulullah ditanya : “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab : “Al Jama’ah.” (HR. Ibnu Majah no. 3992, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As Sunnah no.63, Al Lalika’i dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlus Sunnah wal Jama’ah no.149, Al Ashbahani dalam Al Hujjah (19-20). Dinyatakan hasan oleh Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam Bashoir Dzawisy Syarof hal. 92-93)

Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan. Setiap golongan saling membanggakan manhaj yang ada pada dirinya masing-masing,

????? ?????? ????? ?????????? ?????????

“Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan  apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar Ruum : 32)

Akan tetapi mereka semua bangga di atas kesesatan, segala macam kebanggaan itu akan hilang dan lenyap, karena ujung kebanggaan mereka akan berakhir kepada neraka. Kecuali satu golongan, yang berada di atas jalan terang benderang. Mereka bangga memegang teguh kebenaran tersebut, kebenaran manhaj/jalan ahlus sunnah wal jama’ah. Sebagaimana sabda Rasulullah tatkala ditanya siapa golongan yang akan masuk surga tersebut, Beliau menjawab : “Al Jama’ah.”, dan dalam riwayat lain Beliau menjelaskan siapa itu ahlus sunnah wal jama’ah dengan sabdanya :

?? ??? ???? ???????

“(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.” (HR. At Tirmidzi 2641, Al Hakim 1/128-129, Ibnu Wadh-dhoh dalam Al Bida’ wan Nahyu ‘Anha 15-16, Al Ajurri dalam Asy Syari’ah 16. Dihasankan oleh Syaikh Salim Al Hilali dalam Al Bashoir hal. 74-75)

Ya, ahlus sunnah wal jama’ah ialah golongan yang berpegang teguh dengan manhaj Rasulullah dan para sahabat Beliau. Perlu diketahui, seluruh golongan sesat yang ada, mereka mengatakan bahwa manhaj mereka berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Akan tetapi mereka menyetir dalil-dalil Al Qur’an dan As Sunnah sesuai hawa nafsu dan kepentingan kelompok.

Adapun Ahlus sunnah wal jama’ah, dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah, mereka merujuk kepada pemahaman para sahabat, sebagaimana sabda Rasul di atas : “(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.”

Itulah manhaj salaf, manhaj ahlus sunnah wal jama’ah, yang merupakan manhaj para sahabat, para salafush sholih (para pendahulu yang sholih). Barangsiapa memegang teguh manhaj tersebut, niscaya ia akan berjumpa dengan Rabbnya dalam keadaan ridho, Allah ridho kepadanya dan ia ridho kepada Allah.

??????????????? ??????????? ???? ??????????????? ???????????? ??????????? ????????????? ??????????? ?????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ????????? ??????????

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah : 100)

-bersambung insya Allah-

Sudah menjadi sunnatulloh, umat Islam terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, sebagaimana pula Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi tujuh puluh golongan lebih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((?????? ?????? ??? ???? ?????? ????. ?????? ?? ?????. ?????? ?? ?????, ??????? ??????? ??? ????? ?????? ????. ????? ?????? ?? ?????? ?????? ?? ?????. ????? ??? ???? ????! ??????? ???? ??? ???? ?????? ????. ????? ?? ????? ? ????? ????? ?? ?????)).
???: ?? ???? ????! ?? ??? ??? ((???????)).

“Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan, satu golongan masuk surga dan 70 lainnya ke neraka. Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, 71 golongan ke neraka, hanya satu yang masuk surga. Dan demi Dzat Yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu golongan akan masuk surga dan 72 lainnya ke neraka.”

Rasulullah ditanya : “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab : “Al Jama’ah.” (HR. Ibnu Majah no. 3992, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As Sunnah no.63, Al Lalika’i dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlus Sunnah wal Jama’ah no.149, Al Ashbahani dalam Al Hujjah (19-20). Dinyatakan hasan oleh Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dalam Bashoir Dzawisy Syarof hal. 92-93)

Umat Islam terpecah menjadi 73 golongan. Setiap golongan saling membanggakan manhaj yang ada pada dirinya masing-masing,

????? ?????? ????? ?????????? ?????????

“Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan  apa yang ada pada golongan mereka.” (QS. Ar Ruum : 32)

Akan tetapi mereka semua bangga di atas kesesatan, segala macam kebanggaan itu akan hilang dan lenyap, karena ujung kebanggaan mereka akan berakhir kepada neraka. Kecuali satu golongan, yang berada di atas jalan terang benderang. Mereka bangga memegang teguh kebenaran tersebut, kebenaran manhaj/jalan ahlus sunnah wal jama’ah. Sebagaimana sabda Rasulullah tatkala ditanya siapa golongan yang akan masuk surga tersebut, Beliau menjawab : “Al Jama’ah.”, dan dalam riwayat lain Beliau menjelaskan siapa itu ahlus sunnah wal jama’ah dengan sabdanya :

?? ??? ???? ???????

“(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.” (HR. At Tirmidzi 2641, Al Hakim 1/128-129, Ibnu Wadh-dhoh dalam Al Bida’ wan Nahyu ‘Anha 15-16, Al Ajurri dalam Asy Syari’ah 16. Dihasankan oleh Syaikh Salim Al Hilali dalam Al Bashoir hal. 74-75)

Ya, ahlus sunnah wal jama’ah ialah golongan yang berpegang teguh dengan manhaj Rasulullah dan para sahabat Beliau. Perlu diketahui, seluruh golongan sesat yang ada, mereka mengatakan bahwa manhaj mereka berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Akan tetapi mereka menyetir dalil-dalil Al Qur’an dan As Sunnah sesuai hawa nafsu dan kepentingan kelompok.

Adapun Ahlus sunnah wal jama’ah, dalam memahami Al Qur’an dan As Sunnah, mereka merujuk kepada pemahaman para sahabat, sebagaimana sabda Rasul di atas : “(Yaitu) golongan yang menempuh jalanku dan jalan para sahabatku.”

Itulah manhaj salaf, manhaj ahlus sunnah wal jama’ah, yang merupakan manhaj para sahabat, para salafush sholih (para pendahulu yang sholih). Barangsiapa memegang teguh manhaj tersebut, niscaya ia akan berjumpa dengan Rabbnya dalam keadaan ridho, Allah ridho kepadanya dan ia ridho kepada Allah.

??????????????? ??????????? ???? ??????????????? ???????????? ??????????? ????????????? ??????????? ?????? ??????? ???????? ???????? ?????? ????????? ?????? ???????? ??????? ????????? ?????????? ?????????? ?????? ??????? ?????? ????????? ??????????

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah : 100)

-bersambung insya Allah-

Dari artikel 'Kasih Sayang Manhaj Salaf (1) — Muslim.Or.Id'

 

Suntingan terakhir pada 2013-01-05 18:14:53



Status YM